My View

Celoteh tidak jelas

My View header image 1

Android GPS How to calculate the distance between two GPS coordinates?

November 16th, 2011 · Opini

private double gps2m(float lat_a, float lng_a, float lat_b, float lng_b) {
  float pk = (float) (180/3.14169);

  float a1 = lat_a / pk;
  float a2 = lng_a / pk;
  float b1 = lat_b / pk;
  float b2 = lng_b / pk;

  float t1 = FloatMath.cos(a1)*FloatMath.cos(a2)*
     FloatMath.cos(b1)*FloatMath.cos(b2);
  float t2 = FloatMath.cos(a1)*FloatMath.sin(a2)*
     FloatMath.cos(b1)*FloatMath.sin(b2);
  float t3 = FloatMath.sin(a1)*FloatMath.sin(b1);
  double tt = Math.acos(t1 + t2 + t3);

  return 6366000*tt;
}

http://www.tutorials-android.com

→ No CommentsTags:

Stroke dan Bekam

February 27th, 2011 · Opini

Sudah dua kali saya mengantar sendiri orang yang sakit stroke untuk berbekam. Alhamdulillah dalam 4kali, orang tersebut sudah sembuh dan bisa berlari.

Mengapa? ternyata bekam itu membuang darah kotor yang menumpuk di tubuh kita setelah puluhan tahun tidak pernah dibersihkan. Bayangkan seperti pipa yang dilewati air. Sedikit demi sedikit terjadi penumpukan kotoran sehingga airnya menjadi lambat.

→ No CommentsTags:

kematian itu…

February 27th, 2011 · Opini

hari ini ada teman yang mendadak meninggal… padahal 5 hari sebelumnya masih mengharapkan mendapatkan bintang sebelum kematiannya… ada dua hal yang bisa dipelajari… satu, apakah sebenarnya dia mengetahui bawa dia akan berpulang. jika ya, apakah setiap orang sebenarnya mengetahui bahwa dirinya mau berpulang tetapi dirinya tidak peka atas perasaan itu. jika ya, bagaimana mempelajari kepekaan kita… atau yang kedua bahwa kita sebenarnya benar-benar uta-bisu-tuli atas tanda2 kematian kita. Wallahualam bisawab.

→ No CommentsTags: ·

Belajar dari teman…

October 12th, 2009 · Opini

Ketika bercakap-cakap tentang politik kantor, teman saya yang biasanya diam saja memberikan advice yang bagus sekali: jangan biarkan orang lain tahu bahwa kamu merasa sakit ketika kamu dicubit… karena dia akan melakukan hal yang sama berulang-ulang… tetapi ketika kamu tidak bereaksi maka mereka akan mencari tempat lain… dan sediakan satu lobang untuknya dimana satu daerah kamu tidak akan merasa sakit dicubit olehnya… mampukah aku?

→ No CommentsTags:

Operasi Hernia…

March 13th, 2009 · Opini

Bulan Februari 2009 lalu pulang ke Jakarta… ada yang tidak enak…  sama dokter langsung direferensikan ke dokter bedah… hari selasa itu ke dokter… dia bilang ini hernia harus di operasi… bisanya kapan? rabu ini tidak bisa dok… sama ada meeting pagi hari… ya udah rabu sore masuk rawat inap untuk observasi yang ternyata tidak diapa-apakan hanya disuruh istirahat dan mulai jam 12 malam puasa

pagi hari 7.30 langsung di bawa ke ruang operasi…  masih jalan biasa saja… la wong ngerasa enggak ada yang salah sama nih tubuh…  sampai di OT di suruh tidur… di pasang infus dan sepertinya di suntikkan bius 1/2…  supaya terasa agak-agak mengantuk…

Setelah mengantuk… anesthesi menynutikkan obat bius di punggung… sama seperti operasi caesar… dan kemudian dengan 1/2 tidur… operasi dilaksanakan…. 1 .5 jam selesai… dan dibangunkan dan bilang operasi sudah selesai..  pada saat itu tubuh terasa sekali seperti tidak punya kaki… tidak berasa apa-apa…. 

Pada hari itu benar-benar seperti tidak punya kaki.. tidak terasa apapun juga… suster menyuntikkan obat anti sakit dan obat maag melalui infus… pada saat obat tersebut disuntikkan terasa sekali sepertinya aliran darah dimasukkan beling-beling yang sakit sekali…  setelah itu kepala terasa pusing dan badannya keringat dingin…  ternyata reaksi adalah turunnya gula darah… drop menjadi 98 yang biasanya 120-an…

Akhirnya dibuat sebelum di suntik minum teh dengan gula dan makan buah sawo yang manis…. jadi efeknya sangat jauh berkurang…

Hari Jum’at pagi…  kaki mulai terasa tetapi agak sukar untuk digerakkan…  tetapi terus aku coba gerakkan dan coba duduk untuk memaksa supaya tubuh tidak manja…  di depan dokter aku bisa memperlihatkan bahwa aku sudah bisa bangun… dan dia berkata “Ok… hari ini kamu sudah bisa pulang… ”

Semangat untuk pulang, membawa aku bisa berjalan ke kamar mandi… untuk sekedar kencing 

Pada saat itu baru terasa sulitnya untuk berjalan…  dan harus tertunduk-tunduk…. pulang ke rumah…  biaya yang dikeluarkan untuk 3 hari itu adalah 5.6juta untuk kamar kelas 1 dan operasi dan 750.000 untuk pembayaran biaya mesh, yaitu jaring yang di pergunakan untuk menahan supaya jangan hernia kembali…

Saat pulang ke rumah, akhirnya aku dan istri sepakat supaya anak kami yang belum 2 tahun di ungsikan ke rumah orang tua istri dan dengan senangnya dia berkata “pah dadah… dadah… “

→ 22 CommentsTags:

@ Bangalore, India

January 27th, 2009 · Opini

Aku lagi di India nih… tepatnya di Bangalore…  rencananya ada 4(empat) kegiatan yang akan dijalankan di negara ini, kunjungan ke site-site dan pembelian peralatan baru…  tapi ternyata hanya 1 kegiatan yang jalan…  jadi selama 2 minggu ini hanya menunggu pulang tanggal 31 anuari besok…Jangan tanya kenapa enggak jalan2? di India sulit kalau menggunakan bus… karena bus menggunakan huruf kruel-kruel yang tidak dimengerti… sewa mobil sangat mahal di sini… mending untuk investasi di Indonesia… jadilah sempat kami 3 hari hanya tidur saja di apartemen selain olahraga..  Sayang memang, negara sebesar ini tidak memanfaatkan momen pariwisata untuk pendapatannya…  ya segitu aja dulu dejh… 

→ No CommentsTags:

Bosan

January 15th, 2009 · Opini

Pernah tidak kamu kerja di satu tempat, tidur di tempat yang sama, makan di sana… seluruh kegiatan 1 hari ada di sana semua tapi tempatnya menjemukan…. apa rasanya? bosan…  enggak ngerti harus bagaimana… walaupun tempat tersebut dilengkapi dengan hi-speed internet 24 jam, TV, AC dan sebagainya..  itulah yang harus terjadi saat ini di suatu tempat terpencil di Malaysia… untuk menunggu bus membutuhkan waktu 1/2 jam dan enggak jelas mengarah kemana…  Dan gilanya, sekarang pilihannya sudah sulit… Sabtu ini harus ke India lagi untuk kesekian kalinya… bulan-bulan ini di New Delhi merupakan bulan terburuk, sangat dingin..  jadi benar-benar tidak ada tempat yang menarik saat ini… huh… please help mee…. 

→ No CommentsTags:

Bahagia…

January 7th, 2009 · Opini

Kalau ingat beberapa tahun lagi, yang bisa disebut tahun-tahun kekacauan… nggak nyangka ternyata berhasil keluar dari kemelut itu… bisa sukses membawa diri dan keluarga… bahkan sampai melanglang ke luar negara tercinta Indonesia… Saat ini aku bahagia, bisa membahagiakan orang-orang yang aku cintai… orang tua aku, istri dan anak-anak.. sanggup memberikan yang terbaik (yang bisa aku berikan)… nggak kebayang bisa sampai di titik ini.   Kuncinya hanya satu, yaitu bisa menerima dan bersyukur… dan tiba-tiba satu persatu kebahagiaan itu datang…

→ No CommentsTags:

Persatuan Indonesia yang kuat

January 4th, 2009 · Opini

Kita seharusnya bangga dengan bangsa Indonesia ini… bangsa kita sudah dihancurkan dengan sehancur-hancurnya, dimana pemimpinnya korupsi, krisis ekonomi, krisis politik, anak bangsa yang tidak pernah mau bersatu, bumi yang tidak mau bekerjasama lagi karena lelah di kuras terus, dan sebagainya dan sebagainya… tapi persatuan itu tetap ada dan tetap kuat… bangsa dan negara Indonesia tetap kukuh dan berkibar… Kita masih di beri waktu oleh Allah untuk bangkit dan berkibar lagi… caranya hanya satu… mempersatukan pemikiran anak-anak bangsa… sehingga hanya 1 orang yang naik sebagai pemimpin bangsa dan yang lain ikut membantu memajukan bangsa ini bukan untuk sang pemimpin tapi untuk bangsa Indonesia 

→ No CommentsTags:

Kambing Qurban

December 11th, 2008 · Cerita

Dari airpanas aku cari kambing qurban untuk dipotong di ciawi di satu kampung (ada keluarga istri) yang aku juga enggak tahu namanya… biasanya ada yang request sebelumnya…  belinya di bogor… dapat kambing putih semua gemuk… tawar-tawaran Rp 850.000 ya udah bungkus… panggil orang ciawinya dan bilang untuk diambil.. ternyata yang jual kambing kenal… jadilah urusan mudah… jadi urusan kambing qurban untuk istri selesai sudah…Sekarang tinggal untuk aku… besok deh aku carinya di Jakarta aja… aku rencananya mau potong sendiri d rumah untuk berbagi dengan tetangga…. karena kebetulan yang punya ibu sudah ditaruh di masjid…Hari besoknya (Minggu)… aku cari di sekitar tanah abang sampai dengan jalan casablanca… mereka semua meminta harga Rp 1.7juta untuk kambing kurus… cuma keliatan besar badannya aja… biasanya kalau aku pilih kambing yang telinganya kecil dan pantatnya gemuk…. selain gigi, mata dan sehat yaa… itu biasanya tandanya kulitnya tipis dan gemuk…Jadilah hari minggu sore tersebut berangkat kembali ke Bogor…  murahan di Bogor… sekalian bawa mertua yang bisa bahasa Sunda… walaupun bukan orang Sunda… ke tempat yang kemarin, ternyata sudah habis kambing yang besar…. hee..hee.. cari tempat lain… di lapangan arab….Akhirnya dapat kambing hitam coklat besar gemuk dan harganya cuma Rp 900.000 karena yang punya udah mau pulang… hore… puas hati dapat yang besar dan gemuk… dan di ikat di karungin dan di taruh di belakang panther… yah, inginnya cepat pulang… tetapi karena harus buka puasa yaa berhenti untuk sholat maghrib dan membatalkan puasa… si kambing kasihan terikat 4 kakinya cuma bisa menggerakkan badannya…Sampai di Jakarta, tuh kambing ternyata pendiam… ketika anakku bilang mbee… baru deh si kambing bunyi embee…. kebetulan ibu aku udah nyiapin makanan dan minumannya…  daun nangka dan rumput… biar mau di potong besok tapi jangan siksa binatangnya khan? anakku sangat antusias sekali pegang kambingnya, tapi seperti biasa, ibunya tidak membolehkan… kotor katanya…Besoknya ketika mau aku potong, ternyata datang para tetangga (yang biasa bantu), untuk memotong dan membersihkan… benar-benar aku dijadikan raja… enggak megang tuh… semuanya langsung dikerjakan para tetangga dan langsung sama mereka dibagi-bagikan, mereka yang atur semua… jadi deh tenang…Berikutnya ya menyate…  

→ No CommentsTags: